Jumat, 11 Desember 2015

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Jengkol atau Jering atau Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum merupakan pohon khas di daerah Asia Tenggara, termasuk yang disukai di Malaysia, Thailand dan Indonesia terutama di wilayah Jawa Barat yang dalam sehari menghabiskan 100 ton.

Dibalik aroma yang yang keluar setelah mengkonsumsi jengkol, ternyata terkandung manfaat yang berguna bagi kesehatan tubuh . 
Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Menurut hasil riset menunjukkan bahwa jengkol juga kaya akan karbohidrat, protein, vit A, vitamin B, vitamin C, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin.

A. MANFAATNYA : 
Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Khusus untuk vit C buah ini mengandung 80 miligram pada 100 gr biji jengkol, sedangkan angka kecukupan gizi yang disarankan /hari adalah 75 miligram untuk wanita dewasa dan 90 miligram untuk pria dewasa.

Di samping itu, Jengkol merupakan sumber protein yang baik, yaitu 23,3 g per 100 gr bahan. kandungan proteinnya jauh di atas tempe yang selama ini dikenal sebagai sumber protein nabati, yaitu hanya 18,3 g/100 g. keperluan protein setiap individu tentu saja berbeda. 

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol
Selain dapat membantu pertumbuhan dan pemeliharaan, protein juga berfungsi memproduksi enzim, hormon, dan imunitas tubuh. Karena itu, protein juga disebut zat pembangun.

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol
Untuk zat besi, Jengkol mempunyai kandungan 4,7 g per 100 g. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan anemia. Ciri orang yang terkena anemia defisiensi zat besi adalah kelelahan, lemah, pucat dan kurang bergairah, sakit kepala dan mudah marah , sulit fokus, serta rawan terhadap terkena infeksi. 

Orang yang terkena anemia kronis menunjukkan bentuk kuku seperti sendok dan rapuh, pecah-pecah pada sudut mulut, lidah sulit menelan.

Remaja, perempuan hamil, perempuan menyusui, orang dewasa, dan vegetarian adalah yang paling berisiko untuk mengalami kekurangan zat besi. 

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Di dalam tubuh, zat besi sebagian terletak dalam sel-sel darah merah sebagai heme, suatu pigmen yang mengandung inti sebuah atom besi.

Jengkol juga amat baik bagi kesehatan tulang karena tinggi kandungan kalsium, yaitu 140 miligram/ 100 g. 

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol
Peran kalsium pada umumnya dapat dibagi menjadi dua, yaitu membantu pembentukan tulang dan gigi, serta mengatur proses biologis dalam tubuh.


Keperluan kalsium terbesar merupakan pada saat masa pertumbuhan, tetapi pada masa dewasa konsumsi yang cukup amat dianjurkan untuk melindungi kesehatan tulang. 

Konsumsi kalsium yang dianjurkan pada orang dewasa adalah 800 miligram per hari . Kandungan fosfor yang terdapat pada jengkol (166,7 mg /100 g) juga sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi, serta untuk penyimpanan dan pengeluaran energi. 


B. BAHAYANYA : 

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Resiko terkena jengkolan (tidak bisa buang air kecil) ini tidak tergantung pada banyaknya jengkol yang dikonsumsi , tetapi tergantung pada kondisi tubuh seseorang. 

Orang yang rentan, mengonsumsi sedikit jengkol saja dapat berakibat terkena jengkolan. 

Apa yang memengaruhi kerentanan seseorang terhadap asam jengkolat belum jelas, tapi diduga akibat faktor genetik dan lingkungan. 

1. bau Menusuk
Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Yang menyebabkan aroma itu sebenarnya adalah asam-asam amino yang terkandung di dalam biji jengkol. 

Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang memiliki unsur Sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan memproduksi berbagai komponen flavor yang amat bau , karena pengaruh sulfur tersebut. Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah gas H2S yang terkenal amat bau .


2. Asam Jengkolat

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol

Asam jengkolat merupakan salah satu komponen yang terkandung pada buah jengkol. 

Strukturnya mirip dengan asam amino (pembentuk protein), tetapi tidak dapat dicerna. 

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol
Oleh karena itu tidak dapat memberikan kegunaan apa-apa pada tubuh. Bahkan dalam berbagai buku kimia pangan, asam jengkolat dianggap sebagai salah satu racun yang dapat menimbulkan masalah tubuh manusia.


Kandungan asam jengkolat pada biji jengkol bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji jengkol. Jumlahnya antara 1 – 2 % dari berat biji jengkol. Tetapi yang jelas asam jengkolat ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. 

Penyebabnya adalah terbentuknya kristal asam jengkolat yang bisa menghambat saluran air seni. 

Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol
Jika kristal yang terbentuk tersebut bertambah banyak, maka kelama-lamaan dapat menyebabkan sakit pada saat kencing. Bahkan jika terbentuknya infeksi yang bisa menyebabkan gangguan-gangguan lebih lanjut seperti gangguan ginjal & prostat.


Asam jengkolat mempunyai struktur molekul yang mirip asam amino sistein yang mempunyai unsur sulfur, sehingga ikut berperan dalam pembentukan aroma. Molekul itu terdapat dalam bentuk bebas dan sulit larut ke dalam air. Sebab itu dalam jumlah tertentu asam jengkolat dapat membentuk kristal.


Secara alami, tubuh melakukan reaksi terhadap gangguan-gangguan yang timbul dari luar. Dalam hal asam jengkolat, pH atau keasaman urin manusia berbeda-beda. Ada yang bersifat asam, ada yang netral. Pada urin yang relatif netral, gangguan itu lebih kecil resikonya. Sedangkan pada urin yang lebih asam, pembentukan kristal itu relatif lebih cepat. Bahkan pada urin yang asam, ada kemungkinan terjadi pembentukan kristal pada ginjal manusia. Pada kondisi demikian akibat-akibat yang akan ditimbulkan lebih gawat lagi yaitu tidak bisa buang air kecil.

Jadi buat yang ingin memakan jengkol ya silakan saja, tidak perlu malu. Namun batasi dan jangan berlebihan dalam mengkonsumsinya.
Bahaya & Manfaat Memakan Jengkol